Kamis, 18 Juni 2026
Kecamatan Tanah Pinoh Resmi Luncurkan Media Sosial, Perkuat Komunikasi dan Pelayanan Publik
Senin, 18 Mei 2026
Penyampaian Surat Tugas TPP Kec. Tanah Pinoh Tahun 2026
Surat tugas ini diterima langsung oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanah Pinoh, Bapak Edi Loros. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Duin, S.P. selama bertugas di Tanah Pinoh. Selain itu, Bapak Edi Loros juga menyambut dengan hangat kehadiran Ifan Alfian, S.T., serta menegaskan komitmen untuk menjalin kerja sama yang baik demi mendukung kelancaran program pendampingan desa di wilayah Tanah Pinoh. "Tahapan Perencanaan Desa mulai dari kegiatan Rembuk Stunting, Musdesus Penetapan KPM BLT-Desa, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa hingga pada proses Evaluasi ABPDesa sudah berjalan sesuai tahapan dan tugas kita selanjutnya akan melakukan Monitoring dan Evaluasi atas kinerja dan capaian progres dari Pemerintah Desa" Ujar nya.
Pada kesepatan ini pula Duin, S.P. menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama dalam proses pendampingan di Kecamatan Tanah Pinoh dan berharap hal-hal baik di sudah berjalan di Kecamatan Tanah Pinoh dapat di replikasikan di Lokasi Tugas yang baru.
Pergeseran lokasi tugas ini diharapkan dapatmemperkuat koordinasi antar kecamatan dan meningkatkan efektivitas pendampingan desa, sehingga pembangunan di tingkat lokal dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan.
Penulis : Ifan Alfian, S.T. | Pendamping Desa
Senin, 04 Mei 2026
Musyawarah Antar Desa (MAD) untuk Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMDesma Tahun Anggaran 2025 adalah forum resmi yang melibatkan perwakilan desa-desa dalam satu kawasan kerja sama antar desa (biasanya eks-PNPM atau kerja sama BUMDes bersama). Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan dan mengevaluasi kinerja pengelolaan BUMDesma selama satu tahun anggaran.
Berikut gambaran lengkapnya:
Tujuan MAD LPJ BUMDesma
- Menyampaikan laporan keuangan dan kegiatan BUMDesma tahun 2025
- Mengevaluasi kinerja pengurus
- Menentukan kebijakan atau perbaikan ke depan
- Menetapkan keputusan strategis (misalnya pembagian SHU, pergantian pengurus, atau pengembangan usaha)
Rabu, 29 April 2026
PEJUANG HORTIKULTURA DESA SUKA MAJU:Petani sayur di Desa Suka Maju memang punya peran penting dalam ketahanan pangan lokal. Dari cerita yang Anda sampaikan, terlihat bahwa program ini bukan hanya sekadar menanam sayuran, tapi juga membangun kemandirian desa. Modal awal yang diterima Bang Andy melalui bantuan desa pada tahun 2023 menjadi titik awal yang strategis: dengan dukungan itu, para petani bisa menanam berbagai jenis sayuran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tingkat desa hingga kecamatan Tanah Pinoh.
Hal menarik dari model seperti ini adalah efek gandanya:
Ekonomi lokal: uang berputar di desa, karena hasil panen langsung dikonsumsi masyarakat sekitar.
Ketahanan pangan: desa tidak bergantung penuh pada pasokan dari luar, sehingga lebih tahan terhadap fluktuasi harga atau gangguan distribusi.
Pemberdayaan petani: adanya TPK (Tim Pengelola Kegiatan) yang dipimpin Bang Andy membuat pengelolaan lebih terstruktur dan transparan.
Kalau dipikir lebih jauh, langkah Desa Suka Maju bisa jadi contoh bagi desa lain: bagaimana bantuan modal awal bisa dikembangkan menjadi sistem produksi pangan berkelanjutan.
Apakah Anda ingin saya bantu menyusun semacam profil program ketahanan pangan Desa Suka Maju dalam bentuk tulisan resmi (misalnya laporan singkat atau artikel desa)? Itu bisa berguna untuk dokumentasi atau promosi keberhasilan desa, 29/4/2026
Selasa, 28 April 2026
Peran Strategis Tim Evaluasi Perencanaan Desa 2026 Kecamatan Tanah Pinoh dalam Mengawal Prioritas Dana Desa
Dalam upaya memastikan perencanaan pembangunan desa berjalan efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Kecamatan Tanah Pinoh melaksanakan kegiatan Evaluasi Rancangan APBDes Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam siklus perencanaan desa, khususnya dalam mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan selaras dengan prioritas nasional maupun daerah.
Evaluasi Perencanaan Desa Tahun 2026 Kecamatan Tanah Pinoh yang diketuai oleh Camat Tanah Pinoh, Bapak Budiman, S.Sos., M.A.P., memegang peran sentral dalam proses ini. Tim ini bertugas melakukan penelaahan secara menyeluruh terhadap dokumen Rancangan APBDes yang telah disusun oleh masing-masing pemerintah desa. Evaluasi tersebut mencakup aspek kesesuaian regulasi, sinkronisasi program, hingga efektivitas alokasi anggaran terhadap kebutuhan riil masyarakat.
Salah satu fokus utama dalam
evaluasi ini adalah memastikan bahwa penggunaan Dana Desa mengacu pada
prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah, seperti penanganan kemiskinan,
penguatan ketahanan pangan, pencegahan stunting, serta pengembangan potensi
ekonomi lokal. Dalam konteks ini, kehadiran Pendamping Desa menjadi sangat
penting. Mereka berperan sebagai fasilitator sekaligus pengawal teknis yang
membantu pemerintah desa dalam menyusun perencanaan yang berkualitas dan
akuntabel.
Selain itu, kegiatan evaluasi
ini juga menjadi ruang pembinaan bagi pemerintah desa. Melalui proses ini,
aparatur desa mendapatkan masukan konstruktif untuk memperbaiki kualitas
perencanaan dan pengelolaan keuangan desa. Hal ini penting dalam mendorong tata
kelola pemerintahan desa yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Kecamatan Tanah Pinoh melalui kepemimpinan Bapak Budiman menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengawal pembangunan desa. Dengan pelaksanaan evaluasi yang cermat dan kolaboratif, diharapkan Rancangan APBDes Tahun Anggaran 2026 dapat menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia, tetapi juga oleh kualitas perencanaan dan pengawasan yang dilakukan. Oleh karena itu, peran Tim Evaluasi Perencanaan Desa dan Pendamping Desa menjadi kunci dalam memastikan bahwa setiap rupiah Dana Desa memberikan dampak nyata bagi kemajuan desa di Kecamatan Tanah Pinoh.
Created by Parmadi
Rabu, 25 Februari 2026
Rembug stunting di Desa Madong Jaya yang melibatkan berbagai pihak seperti Kader Posyandu, Kader KPM, tenaga kesehatan desa, Uspik Kecamatan Tanah Pinoh, dan pendamping desa merupakan bentuk nyata perencanaan partisipatif untuk pengendalian serta pencegahan stunting. Forum ini menjadi wadah penting untuk:
Peran dan Fungsi Rembug Stunting
Koordinasi lintas sektor: Menyatukan perspektif kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan pemerintahan desa.
Evaluasi program: Kader KPM mempresentasikan progres, capaian, serta kendala pelaksanaan posyandu bayi, balita, dan ibu hamil.
Identifikasi masalah: Kendala di lapangan dapat langsung dibahas bersama pihak terkait untuk mencari solusi.
Perencanaan desa: Hasil diskusi menjadi dasar penyusunan rencana kerja desa yang lebih terarah dalam menurunkan angka stunting.
Manfaat bagi Desa Madong Jaya
Transparansi: Semua pihak mengetahui perkembangan dan tantangan program.
Partisipasi aktif: Masyarakat desa dilibatkan melalui kader dan tenaga kesehatan.
Penguatan kapasitas: Kader KPM dan Posyandu mendapat dukungan teknis serta moral dari pemerintah desa dan kecamatan.
Keberlanjutan program: Rencana tindak lanjut lebih mudah disusun karena ada komitmen bersama.
Kalau dilihat dari struktur rembug ini, Desa Madong Jaya sedang membangun model kolaborasi yang bisa menjadi contoh bagi desa lain.
Rembug Stunting Desa Pelita Kenaya dalam Rangka Pencegahan Stunting
Pemerintah Desa Pelita Kenaya melaksanakan kegiatan Rembug Stunting sebagai upaya percepatan pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat, tenaga kesehatan, kader Posyandu, kader KPM (Kader Pembangunan Manusia), serta pendamping desa.
Rembug stunting ini merupakan forum musyawarah bersama untuk membahas kondisi terkini terkait stunting di Desa Pelita Kenaya, mengidentifikasi permasalahan, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan secara terpadu.
Dalam sambutannya, Camat menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil dan balita, peningkatan layanan kesehatan, hingga edukasi kepada masyarakat tentang pola asuh dan pola makan sehat.
Tenaga kesehatan memaparkan data perkembangan balita serta pentingnya pemantauan tumbuh kembang secara rutin melalui kegiatan Posyandu. Sementara itu, kader KPM dan pendamping desa menegaskan komitmen untuk terus melakukan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi Desa Pelita Kenaya yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Created by Duin.SP
Kecamatan Tanah Pinoh Resmi Luncurkan Media Sosial, Perkuat Komunikasi dan Pelayanan Publik
Tanah Pinoh – Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh secara resmi meluncurkan akun media sosial kecamatan sebagai sarana komunikasi, informasi, d...
-
Sebagai Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Kecamatan Tanah Pinoh, citra diri merupakan aspek penting yang perlu dibangun dan dikembangka...
-
Rembug Stunting di Desa Madong Jaya: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pencegahan Stunting Secara Terpadu Stunting merupakan permasalahan ...
-
Tanah Pinoh — Implementasi kebijakan Dana Desa yang efektif dan akuntabel membutuhkan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari p...






.jpeg)


