MEDIA INFORMASI TTP Kec, Tanah Pinoh Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat

Senin, 31 Agustus 2026

Pemdes Bina Karya Pastikan Penyaluran BLT Desa Triwulan III dan IV Berjalan Tepat Sasaran

Tanah Pinoh — Pemerintah Desa Bina Karya, Kecamatan Tanah Pinoh, terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa dapat tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Upaya tersebut dilakukan melalui advokasi dan koordinasi oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tanah Pinoh Bersama pemerintah desa dalam rangka mempercepat proses penyaluran BLT Desa untuk Triwulan III dan IV.

Kepala Desa Bina Karya, Murdani, S.H., menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk melaksanakan penyaluran bantuan tersebut pada hari ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penyaluran BLT Desa ini merupakan bagian dari perhatian dan kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat penerima manfaat. Kami berkomitmen agar proses penyalurannya dapat dilaksanakan dengan baik, tertib, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Murdani, S.H.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar, Kepala Desa menugaskan Sekretaris Desa dan Kaur Keuangan Desa untuk melaksanakan proses penyaluran serta memastikan seluruh administrasi dan mekanisme pencairan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Desa Bina Karya berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat.

Dokumentais Penyaluran BLT Desa Bina Karya Triwulan III dan IV (Juli - Desember) 2026

Penulis : Ifan Alfian, S.T. | Pendamping Desa


Kamis, 18 Juni 2026

Kecamatan Tanah Pinoh Resmi Luncurkan Media Sosial, Perkuat Komunikasi dan Pelayanan Publik

Tanah Pinoh – Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh secara resmi meluncurkan akun media sosial kecamatan sebagai sarana komunikasi, informasi, dan pelayanan publik yang lebih cepat serta mudah dijangkau masyarakat. Peluncuran tersebut dilakukan oleh Sekretaris Kecamatan Tanah Pinoh, Bapak Shalahuddin, M.Pd., dalam sebuah kegiatan yang dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh.

Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala sekolah, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Tanah Pinoh. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan dukungan bersama terhadap upaya transformasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Dalam sambutannya, Bapak Shalahuddin, M.Pd. menyampaikan bahwa media sosial memiliki banyak manfaat positif, terutama dalam membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Melalui media sosial, masyarakat dapat memperoleh informasi secara cepat, menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, maupun melaporkan berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan masing-masing tanpa harus datang langsung atau melakukan tatap muka.

“Media sosial menjadi jembatan komunikasi yang sangat efektif di era digital saat ini. Masyarakat dapat berinteraksi dengan pemerintah kecamatan secara lebih mudah, menyampaikan permasalahan, serta memperoleh informasi terbaru terkait program dan kegiatan pemerintah tanpa harus bertemu secara langsung,” ujar Shalahuddin.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran media sosial bukan hanya sebagai sarana publikasi kegiatan pemerintah, tetapi juga sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang lebih transparan serta responsif.

Pada tahap awal, media sosial yang resmi diluncurkan oleh Kecamatan Tanah Pinoh adalah Facebook dan Instagram. Kedua platform tersebut dipilih karena memiliki jangkauan pengguna yang luas dan mudah diakses oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Melalui akun media sosial tersebut, Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh akan menyampaikan berbagai informasi penting, seperti program pembangunan, kegiatan pemerintahan, pengumuman pelayanan publik, edukasi masyarakat, hingga informasi terkait keadaan darurat dan permasalahan yang memerlukan perhatian bersama.

Dengan diluncurkannya media sosial Kecamatan Tanah Pinoh, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, pelayanan publik menjadi lebih cepat dan efektif, serta tercipta ruang komunikasi yang terbuka demi mendukung kemajuan dan pembangunan Kecamatan Tanah Pinoh di masa mendatang.


Penulis : Ifan Alfian, S.T. | Pendamping Desa


Senin, 18 Mei 2026

Penyampaian Surat Tugas TPP Kec. Tanah Pinoh Tahun 2026

Tanah Pinoh, 12 Mei 2026 — Koordinator Kecamatan Pendamping Desa Parmadi, S.Pd. menyampaikan Surat Tugas Nomor 254.19/SDM.00.03/2026 dari BPSDM Kementerian Desa PDT kepada pihak Kecamatan Tanah Pinoh terkait penyesuaian lokasi tugas Pendamping Desa di tahun 2026. Surat tersebut menetapkan adanya pergeseran penempatan Duin, S.P. yang sebelumnya bertugas di Kecamatan Tanah Pinoh, kembali ditugaskan ke Kecamatan Sokan. Ifan Alfian, S.T. yang sebelumnya bertugas di Kecamatan Tanah Pinoh Barat, kini resmi bertugas di Kecamatan Tanah Pinoh.

Surat tugas ini diterima langsung oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanah Pinoh, Bapak Edi Loros. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Duin, S.P. selama bertugas di Tanah Pinoh. Selain itu, Bapak Edi Loros juga menyambut dengan hangat kehadiran Ifan Alfian, S.T., serta menegaskan komitmen untuk menjalin kerja sama yang baik demi mendukung kelancaran program pendampingan desa di wilayah Tanah Pinoh. "Tahapan Perencanaan Desa mulai dari kegiatan Rembuk Stunting, Musdesus Penetapan KPM BLT-Desa, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa hingga pada proses Evaluasi ABPDesa sudah berjalan sesuai tahapan dan tugas kita selanjutnya akan melakukan Monitoring dan Evaluasi atas kinerja dan capaian progres dari Pemerintah Desa" Ujar nya.

Pada kesepatan ini pula Duin, S.P. menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama dalam proses pendampingan di Kecamatan Tanah Pinoh dan berharap hal-hal baik di sudah berjalan di Kecamatan Tanah Pinoh dapat di replikasikan di Lokasi Tugas yang baru.

Pergeseran lokasi tugas ini diharapkan dapatmemperkuat koordinasi antar kecamatan dan meningkatkan efektivitas pendampingan desa, sehingga pembangunan di tingkat lokal dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan.


Penulis : Ifan Alfian, S.T. | Pendamping Desa

Senin, 04 Mei 2026

Musyawarah Antar Desa (MAD) untuk Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMDesma Tahun Anggaran 2025 adalah forum resmi yang melibatkan perwakilan desa-desa dalam satu kawasan kerja sama antar desa (biasanya eks-PNPM atau kerja sama BUMDes bersama). Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan dan mengevaluasi kinerja pengelolaan BUMDesma selama satu tahun anggaran.

Berikut gambaran lengkapnya:

Tujuan MAD LPJ BUMDesma

  • Menyampaikan laporan keuangan dan kegiatan BUMDesma tahun 2025
  • Mengevaluasi kinerja pengurus
  • Menentukan kebijakan atau perbaikan ke depan
  • Menetapkan keputusan strategis (misalnya pembagian SHU, pergantian pengurus, atau pengembangan usaha)

Peserta rapat terdiri dari Pengurus Bumdesma, Dewan Pengawas, Dewan Pembina, Camat Tanah Pinoh , Kelompok SPP, dan Dinas PMD Kab.Melawi.
Bagi hasil PADES desa sebesar Rp.2.931.000/Desa yang di transfer pengurus Bumdesma melalui rekening Kas Desa, Begitu juga dana Sosial langsung di salurkan ke desa dengan kesepakatan dana sosial di salurkan sesuai dengan kebutuhan desa. 

Rabu, 29 April 2026

 

PEJUANG HORTIKULTURA DESA SUKA MAJU:Petani sayur di Desa Suka Maju memang punya peran penting dalam ketahanan pangan lokal. Dari cerita yang Anda sampaikan, terlihat bahwa program ini bukan hanya sekadar menanam sayuran, tapi juga membangun kemandirian desa. Modal awal yang diterima Bang Andy melalui bantuan desa pada tahun 2023 menjadi titik awal yang strategis: dengan dukungan itu, para petani bisa menanam berbagai jenis sayuran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tingkat desa hingga kecamatan Tanah Pinoh.

Hal menarik dari model seperti ini adalah efek gandanya:

  • Ekonomi lokal: uang berputar di desa, karena hasil panen langsung dikonsumsi masyarakat sekitar.

  • Ketahanan pangan: desa tidak bergantung penuh pada pasokan dari luar, sehingga lebih tahan terhadap fluktuasi harga atau gangguan distribusi.

  • Pemberdayaan petani: adanya TPK (Tim Pengelola Kegiatan) yang dipimpin Bang Andy membuat pengelolaan lebih terstruktur dan transparan.

Kalau dipikir lebih jauh, langkah Desa Suka Maju bisa jadi contoh bagi desa lain: bagaimana bantuan modal awal bisa dikembangkan menjadi sistem produksi pangan berkelanjutan.

Apakah Anda ingin saya bantu menyusun semacam profil program ketahanan pangan Desa Suka Maju dalam bentuk tulisan resmi (misalnya laporan singkat atau artikel desa)? Itu bisa berguna untuk dokumentasi atau promosi keberhasilan desa, 29/4/2026

Selasa, 28 April 2026

Peran Strategis Tim Evaluasi Perencanaan Desa 2026 Kecamatan Tanah Pinoh dalam Mengawal Prioritas Dana Desa




        Dalam upaya memastikan perencanaan pembangunan desa berjalan efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Kecamatan Tanah Pinoh melaksanakan kegiatan Evaluasi Rancangan APBDes Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam siklus perencanaan desa, khususnya dalam mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan selaras dengan prioritas nasional maupun daerah.

Evaluasi Perencanaan Desa Tahun 2026 Kecamatan Tanah Pinoh yang diketuai oleh Camat Tanah Pinoh, Bapak Budiman, S.Sos., M.A.P., memegang peran sentral dalam proses ini. Tim ini bertugas melakukan penelaahan secara menyeluruh terhadap dokumen Rancangan APBDes yang telah disusun oleh masing-masing pemerintah desa. Evaluasi tersebut mencakup aspek kesesuaian regulasi, sinkronisasi program, hingga efektivitas alokasi anggaran terhadap kebutuhan riil masyarakat.

Salah satu fokus utama dalam evaluasi ini adalah memastikan bahwa penggunaan Dana Desa mengacu pada prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah, seperti penanganan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, pencegahan stunting, serta pengembangan potensi ekonomi lokal. Dalam konteks ini, kehadiran Pendamping Desa menjadi sangat penting. Mereka berperan sebagai fasilitator sekaligus pengawal teknis yang membantu pemerintah desa dalam menyusun perencanaan yang berkualitas dan akuntabel.

Kolaborasi antara Tim Evaluasi Kecamatan dan Pendamping Desa menciptakan sinergi yang kuat. Pendamping Desa memberikan pendampingan sejak tahap perencanaan di tingkat desa, sementara Tim Evaluasi memastikan bahwa hasil perencanaan tersebut telah memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, setiap program yang dianggarkan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Selain itu, kegiatan evaluasi ini juga menjadi ruang pembinaan bagi pemerintah desa. Melalui proses ini, aparatur desa mendapatkan masukan konstruktif untuk memperbaiki kualitas perencanaan dan pengelolaan keuangan desa. Hal ini penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Kecamatan Tanah Pinoh melalui kepemimpinan Bapak Budiman menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengawal pembangunan desa. Dengan pelaksanaan evaluasi yang cermat dan kolaboratif, diharapkan Rancangan APBDes Tahun Anggaran 2026 dapat menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. 



Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia, tetapi juga oleh kualitas perencanaan dan pengawasan yang dilakukan. Oleh karena itu, peran Tim Evaluasi Perencanaan Desa dan Pendamping Desa menjadi kunci dalam memastikan bahwa setiap rupiah Dana Desa memberikan dampak nyata bagi kemajuan desa di Kecamatan Tanah Pinoh.


Created by Parmadi

Rabu, 25 Februari 2026

 

REMBUG STUNTING SEBAGAI WAHANA PERENCANAAN DESA DALAM RANGKA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN STUNTING DI DESA MADONG JAYA:
.rembug stunting di hadiri para pihak terkait seperti Kader Posyandu, Kader KPM, Tenaga Kesehatan Desa, Uspik kecamatan Tanah Pinoh dan Pendamping Desa.kader KPM bertugas mempersentasikan progres dan capaian serta kendala pelaksanaan posyandu bayi balita dan bumil di desa.

Rembug stunting di Desa Madong Jaya yang melibatkan berbagai pihak seperti Kader Posyandu, Kader KPM, tenaga kesehatan desa, Uspik Kecamatan Tanah Pinoh, dan pendamping desa merupakan bentuk nyata perencanaan partisipatif untuk pengendalian serta pencegahan stunting. Forum ini menjadi wadah penting untuk:

Peran dan Fungsi Rembug Stunting

  • Koordinasi lintas sektor: Menyatukan perspektif kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan pemerintahan desa.

  • Evaluasi program: Kader KPM mempresentasikan progres, capaian, serta kendala pelaksanaan posyandu bayi, balita, dan ibu hamil.

  • Identifikasi masalah: Kendala di lapangan dapat langsung dibahas bersama pihak terkait untuk mencari solusi.

  • Perencanaan desa: Hasil diskusi menjadi dasar penyusunan rencana kerja desa yang lebih terarah dalam menurunkan angka stunting.

Manfaat bagi Desa Madong Jaya

  • Transparansi: Semua pihak mengetahui perkembangan dan tantangan program.

  • Partisipasi aktif: Masyarakat desa dilibatkan melalui kader dan tenaga kesehatan.

  • Penguatan kapasitas: Kader KPM dan Posyandu mendapat dukungan teknis serta moral dari pemerintah desa dan kecamatan.

  • Keberlanjutan program: Rencana tindak lanjut lebih mudah disusun karena ada komitmen bersama.

Kalau dilihat dari struktur rembug ini, Desa Madong Jaya sedang membangun model kolaborasi yang bisa menjadi contoh bagi desa lain.


Rembug Stunting Desa Pelita Kenaya dalam Rangka Pencegahan Stunting

Pemerintah Desa Pelita Kenaya melaksanakan kegiatan Rembug Stunting sebagai upaya percepatan pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat, tenaga kesehatan, kader Posyandu, kader KPM (Kader Pembangunan Manusia), serta pendamping desa.

Rembug stunting ini merupakan forum musyawarah bersama untuk membahas kondisi terkini terkait stunting di Desa Pelita Kenaya, mengidentifikasi permasalahan, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan secara terpadu.

Dalam sambutannya, Camat menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil dan balita, peningkatan layanan kesehatan, hingga edukasi kepada masyarakat tentang pola asuh dan pola makan sehat.

Tenaga kesehatan memaparkan data perkembangan balita serta pentingnya pemantauan tumbuh kembang secara rutin melalui kegiatan Posyandu. Sementara itu, kader KPM dan pendamping desa menegaskan komitmen untuk terus melakukan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi Desa Pelita Kenaya yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Created by Duin.SP


Selasa, 10 Februari 2026

Mengawal Implementasi Kebijakan Dana Desa 2026: Sinergi Pendamping Desa dan Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Desa


Tanah Pinoh — Implementasi kebijakan Dana Desa yang efektif dan akuntabel membutuhkan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah desa. Dalam konteks tersebut, Pendamping Desa bersama Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh menunjukkan peran strategis dalam mengawal pelaksanaan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026.

Upaya pengawalan regulasi ini diwujudkan melalui kegiatan fasilitasi Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2026 serta Musyawarah Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Suka Maju pada 09 Februari 2026 dan Desa Batu Begigi pada 10 Februari 2026. Kedua desa ini tercatat sebagai desa pertama dari total 12 desa di Kecamatan Tanah Pinoh yang melaksanakan rangkaian musyawarah tersebut, sekaligus menjadi indikator awal kesiapan desa dalam melaksanakan siklus perencanaan dan pertanggungjawaban pemerintahan desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Peran Pendamping Desa dan Pemerintah Kecamatan dalam Implementasi Kebijakan

Pendamping Desa memiliki fungsi penting sebagai fasilitator dan penguat kapasitas pemerintah desa dalam memahami dan mengimplementasikan kebijakan Dana Desa. Dalam kegiatan ini, Pendamping Desa berperan memastikan bahwa pelaksanaan Musdesus dan musyawarah pertanggungjawaban APBDes berjalan sesuai prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel, sebagaimana diamanatkan dalam Permendesa Nomor 16 Tahun 2025.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh di bawah kepemimpinan Camat Tanah Pinoh, Bapak Budiman, S.Sos., M.A.P, memberikan arahan strategis dan penguatan kebijakan kepada pemerintah desa. Kehadiran camat dalam forum musyawarah tersebut menjadi bentuk pembinaan dan pengawasan langsung terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa.

Fasilitasi Musyawarah Desa Khusus Penetapan KPM BLT-DD Tahun 2026

Musyawarah Desa Khusus Penetapan KPM BLT-DD Tahun 2026 merupakan tahapan krusial dalam memastikan bahwa program perlindungan sosial Dana Desa tepat sasaran. Dalam musyawarah yang difasilitasi oleh Pendamping Desa, proses penetapan KPM dilakukan secara terbuka dengan mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan dalam regulasi, serta mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa.

Forum musyawarah melibatkan unsur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan unsur lainnya. Diskusi yang berlangsung mencerminkan prinsip demokrasi desa, di mana keputusan diambil melalui musyawarah mufakat berdasarkan data dan fakta lapangan.

Musyawarah Pertanggungjawaban APBDes Tahun Anggaran 2025

Selain Musdesus BLT-DD, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Musyawarah Pertanggungjawaban APBDes Tahun Anggaran 2025. Musyawarah ini menjadi sarana bagi pemerintah desa untuk menyampaikan laporan realisasi kegiatan dan penggunaan anggaran kepada masyarakat secara transparan.

Pendamping Desa memastikan bahwa penyampaian laporan pertanggungjawaban dilakukan secara sistematis dan mudah dipahami, sehingga masyarakat dapat memberikan masukan dan evaluasi. Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh mendorong agar hasil musyawarah tersebut dijadikan dasar perbaikan dalam perencanaan dan penganggaran desa pada tahun-tahun berikutnya.

 

Arahan Camat Tanah Pinoh: LPPD dan Optimalisasi Pelayanan Publik

Dalam kesempatan tersebut, Camat Tanah Pinoh, Bapak Budiman, S.Sos., M.A.P, menegaskan pentingnya kepatuhan administrasi pemerintahan desa. Camat mengimbau agar pemerintah desa segera menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) Tahun 2025 kepada Pemerintah Kecamatan sebagai bagian dari kewajiban akuntabilitas dan evaluasi kinerja pemerintahan desa.

Selain itu, Camat Tanah Pinoh juga memberikan motivasi kepada seluruh perangkat desa agar tetap menjaga kualitas pelayanan publik. Di tengah isu efisiensi anggaran yang berkembang, pemerintah desa diharapkan tetap mampu memberikan layanan yang optimal, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, tanpa mengabaikan prinsip tata kelola yang baik.

Pelaksanaan musyawarah di Desa Suka Maju dan Desa Batu Begigi menunjukkan kesiapan administrasi dan komitmen pemerintah desa dalam melaksanakan kebijakan Dana Desa secara tepat waktu. Peran kedua desa sebagai pelopor diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Tanah Pinoh untuk segera melaksanakan tahapan musyawarah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sinergi antara Pendamping Desa, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola Dana Desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Created by :

Admin _TPP Kec. Tanah Pinoh

Senin, 26 Januari 2026

TPP dan Dinamika Pendampingan Desa di Kecamatan Tanah Pinoh


Sumber : https://melawikab.bps.go.id 


Pendampingan desa merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan desa yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) memiliki peran sebagai fasilitator, pendamping, dan penghubung antara pemerintah desa, masyarakat, serta kebijakan pembangunan yang ditetapkan oleh pemerintah. Peran tersebut menjadi semakin penting ketika pendampingan dilakukan di wilayah dengan kondisi geografis, sosial, dan sumber daya manusia yang beragam, seperti di Kecamatan Tanah Pinoh.

Gambaran Umum Wilayah Dampingan Kecamatan Tanah Pinoh

Kecamatan Tanah Pinoh memiliki luas wilayah administrasi sebesar 741,180 km² dan terbagi ke dalam 12 desa, yaitu Desa Batu Begigi, Desa Suka Maju, Desa Loka Jaya, Desa Bina Jaya, Desa Bina Karya, Desa Madong Jaya, Desa Pelita Kenaya, Desa Bata Luar, Desa Maris Permai, Desa Tanjung Beringin Raya, Desa Tanjung Gunung, dan Desa Keranjik.

Wilayah ini terdiri atas 44 dusun dan 116 RT, dengan jumlah penduduk mencapai 17.651 jiwa. Desa Bina Jaya merupakan desa terluas dengan luas 93,50 km², sedangkan Desa Batu Begigi menjadi desa dengan luas terkecil, yaitu 22,30 km². Dari sisi jarak, Desa Bina Jaya dan Desa Maris Permai merupakan desa terjauh dari ibu kota kecamatan (±13 km), sementara Desa Suka Maju dan Desa Tanjung Gunung merupakan desa terdekat (±1 km).

Kondisi wilayah yang luas, jarak antar desa yang bervariasi, serta keterbatasan infrastruktur menjadi faktor penting yang memengaruhi pola dan strategi pendampingan desa oleh TPP.



Dalam kondisi wilayah seperti Kecamatan Tanah Pinoh, TPP beperan dalam beberapa aspek utama. Pertama, TPP berperan sebagai fasilitator perencanaan pembangunan desa, khususnya dalam mendorong penyusunan dokumen perencanaan desa yang partisipatif dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Kedua, TPP berperan dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia desa, baik aparatur desa maupun masyarakat. Hal ini menjadi penting mengingat masih terdapat keterbatasan layanan pendidikan dasar, seperti belum aktifnya PAUD di Desa Maris Permai, Desa Bina Jaya, dan Desa Tanjung Beringin Raya.


Ketiga, TPP berperan sebagai pendamping dalam peningkatan kualitas pelayanan dasar, termasuk bidang kesehatan. Kecamatan Tanah Pinoh belum memiliki rumah sakit, dan hanya didukung oleh 1 Puskesmas Rawat Inap di Desa Loka Jaya, 1 Poliklinik di Desa Batu Begigi, 4 dokter umum, serta 15 Posyandu yang tersebar di seluruh desa. Dalam kondisi ini, TPP membantu desa dalam mengoptimalkan peran Posyandu dan mendorong kolaborasi lintas sektor.

Salah satu tantangan terbesar dalam pendampingan desa di Kecamatan Tanah Pinoh adalah kondisi geografis dan aksesibilitas wilayah. Beberapa desa, seperti Desa Pelita Kenaya, Desa Maris Permai, dan Desa Bata Luar, memiliki akses jalan yang masih berupa tanah merah. Pada musim hujan, kondisi ini menyebabkan desa-desa tersebut sulit dijangkau. 

Kondisi paling ekstrem dialami oleh Desa Bata Luar, yang hanya dapat diakses melalui penyeberangan sepeda motor menggunakan perahu dengan biaya sekitar Rp15.000 sekali penyeberangan. Putusnya jembatan di Desa Madong Jaya sejak tahun 2025, yang sebelumnya menjadi satu-satunya akses darat kendaraan bermotor, menyebabkan terputusnya mobilitas darat menuju desa tersebut. Situasi ini menjadi tantangan serius bagi TPP dalam melakukan pendampingan secara rutin dan berkelanjutan. 

Selain faktor geografis, TPP juga menghadapi tantangan berupa perbedaan karakter dan dinamika sosial masyarakat di setiap desa. Jumlah dusun yang berbeda, seperti Desa Suka Maju dengan 6 dusun dan Desa Tanjung Beringin Raya serta Desa Tanjung Gunung dengan masing-masing 2 dusun, memengaruhi pola komunikasi, koordinasi, dan partisipasi masyarakat.

Di beberapa desa, partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan masih perlu ditingkatkan, terutama dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan desa. Dalam hal ini, TPP dituntut memiliki kemampuan komunikasi sosial, pendekatan budaya, dan kesabaran dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Kecamatan Tanah Pinoh juga menghadapi tantangan lingkungan berupa banjir tahunan. Dari 12 desa, 11 desa secara rutin mengalami banjir, kecuali Desa Bina Karya. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kehidupan masyarakat, tetapi juga pada efektivitas program pembangunan desa.

Selain itu, masih terdapat 1 desa yang belum dialiri listrik PLN, yang menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan ekonomi desa dan pelayanan administrasi berbasis teknologi. TPP memiliki peran penting dalam mendorong advokasi kebutuhan desa agar mendapatkan perhatian dari pemangku kepentingan terkait.

Pendampingan desa di Kecamatan Tanah Pinoh merupakan proses yang kompleks dan penuh tantangan. Perbedaan kondisi geografis, karakter masyarakat, serta keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur menuntut peran aktif, adaptif, dan inovatif dari Tenaga Pendamping Profesional (TPP). Dengan pendekatan yang berbasis data, pemahaman lokal, dan kerja sama lintas sektoral.

Created by :
Admin _TPP Kec. Tanah Pinoh

Kamis, 23 Oktober 2025

Pemerintah Desa Suka Maju Gelar Gotong Royong Jumat Bersih, Fokus Perbaikan Jalan di Dusun Hilir Kota Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, Pemerintah Desa Suka Maju kembali menggelar kegiatan Gotong Royong Jumat Bersih yang kali ini difokuskan pada perbaikan jalan rusak di Dusun Hilir Kota, Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat mulai dari perangkat desa, BPD, karang taruna, hingga warga setempat yang dengan antusias turut serta memperbaiki ruas jalan yang mulai berlubang akibat curah hujan beberapa waktu terakhir. Kepala Desa Suka Maju, Kaka Hendra, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong rutin setiap hari Jumat bukan hanya sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum di desa. “Gotong royong ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan warga. Kita tidak bisa hanya menunggu bantuan dari luar, tapi harus bergerak bersama demi kenyamanan bersama,” ujar Kepala Desa Kaka Hendra. Dalam kegiatan tersebut, warga bersama perangkat desa bergotong royong menimbun lubang jalan menggunakan batu dan tanah urug, serta melakukan pembersihan parit di sisi jalan untuk memperlancar aliran air. Suasana kebersamaan tampak jelas dengan canda tawa warga yang bekerja bahu-membahu di bawah sinar matahari pagi. Selain memperbaiki jalan, kegiatan Jumat bersih juga menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan dan infrastruktur desa agar tetap layak digunakan. Pemerintah Desa Suka Maju berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan seperti ini secara rutin di dusun-dusun lain. Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Desa Suka Maju menunjukkan bahwa kemajuan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi hasil dari kerja sama dan kepedulian seluruh masyarakat. Created by.Susanto

Senin, 20 Oktober 2025


Pendamping Desa Berperan Aktif dalam Penyaluran Pestisida Program Ketahanan Pangan di Tanjung Beringin Raya

Desa Tanjung Beringin Raya, Kecamatan Tanah Pinoh — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, pemerintah melalui program ketahanan pangan menyalurkan bantuan pestisida kepada kelompok tani di Desa Tanjung Beringin Raya. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar berkat pendampingan aktif dari Pendamping Desa, yang turut berperan penting dalam setiap tahapan kegiatan.

Pendamping Desa berfungsi memastikan bahwa penyaluran bantuan pestisida dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan program. Sebelum kegiatan penyaluran, Pendamping Desa turut melakukan pendataan kelompok tani penerima, verifikasi kebutuhan, serta memberikan pendampingan teknis dalam hal pemanfaatan pestisida yang aman dan sesuai dosis anjuran.

Dalam sambutannya, Pendamping Desa menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian lokal dan menjamin ketersediaan pangan masyarakat desa. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjaga hasil panen dari serangan hama, sehingga produksi pangan masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

Selain membantu proses administrasi dan dokumentasi kegiatan, Pendamping Desa juga berperan dalam mengedukasi petani mengenai penggunaan pestisida ramah lingkungan serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Langkah ini diambil agar program ketahanan pangan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan.

Kegiatan penyaluran pestisida diakhiri dengan penyerahan simbolis kepada perwakilan kelompok tani oleh Kepala Desa Tanjung Beringin Raya, disaksikan oleh Pendamping Desa dan perangkat desa setempat. Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan pendamping desa, diharapkan Desa Tanjung Beringin Raya semakin mandiri dan tangguh dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan.

Created by.Susanto

Pada 26 September 2025, telah dilakukan kegiatan pengambilan dokumentasi baliho informasi Dana Desa di Desa Batu Begigi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk transparansi pemerintah desa dalam menyampaikan perencanaan dan pengelolaan Dana Desa kepada masyarakat.

Dokumentasi ini mencakup baliho yang memuat informasi penting mengenai alokasi, penggunaan, serta rencana kegiatan yang didanai oleh Dana Desa tahun anggaran berjalan. Melalui publikasi ini, diharapkan masyarakat dapat mengetahui secara langsung bagaimana dana desa dikelola serta turut mengawasi pelaksanaannya.

Kegiatan dokumentasi ini dilaksanakan bersama Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Batu Begigi, Bapak Isfiraihan, yang turut mendampingi dalam proses pengecekan dan pengambilan gambar baliho yang telah dipasang di titik strategis desa.

Transparansi pengelolaan Dana Desa merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan desa yang akuntabel, partisipatif, dan terbuka terhadap kontrol publik


 

Gotong Royong Menuju Ketahanan Pangan: Penanaman Jagung Hibrida di Desa Tanjung Beringin Raya

Tanjung Beringin Raya, 20 Oktober 2025 — Semangat kebersamaan dan kemandirian kembali ditunjukkan oleh warga Desa Tanjung Beringin Raya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Bertempat di lahan seluas 2 hektare, Pemerintah Desa Tanjung Beringin Raya bersama Babinkamtibmas, PKK desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan penanaman jagung hibrida, yang menjadi salah satu komoditas unggulan untuk mendukung ketahanan pangan desa.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara unsur pemerintahan desa dan masyarakat dalam membangun kedaulatan pangan dari tingkat lokal. Penanaman dilakukan secara bergotong royong, diawali dengan apel singkat yang dipimpin oleh Kepala Desa, didampingi oleh Babinkamtibmas dan perwakilan dari PKK serta BPD..

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tanjung Beringin Raya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam menghadapi potensi krisis pangan di masa mendatang.

"Kita ingin menunjukkan bahwa desa bisa mandiri, produktif, dan berdaya saing. Dengan jagung hibrida, kita harap hasil panen nanti bisa menopang kebutuhan pangan warga dan menjadi sumber penghasilan tambahan," ujar beliau.

Sementara itu, Babinkamtibmas yang turut hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi kekompakan warga dan berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana aman dan kondusif di desa.

Tidak ketinggalan, peran ibu-ibu PKK juga sangat terasa. Mereka terlibat langsung dalam proses penanaman, mulai dari persiapan lahan hingga penyemaian benih. Keterlibatan aktif PKK menjadi simbol pentingnya peran perempuan dalam pembangunan desa, khususnya di sektor pangan.

Kegiatan ini juga didukung oleh BPD dan seluruh perangkat desa yang secara aktif memfasilitasi kebutuhan logistik serta memastikan jalannya program ini sesuai dengan rencana kerja pemerintah desa.

Ke depan, program ini akan terus dipantau dan dibina secara berkala. Jika berhasil, Desa Tanjung Beringin Raya berencana mengembangkan lahan pertanian ini menjadi pusat edukasi pertanian jagung hibrida bagi desa-desa sekitar.

Dengan langkah awal ini, Desa Tanjung Beringin Raya berharap dapat menjadi contoh nyata bagaimana ketahanan pangan dapat dimulai dari desa, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.


created by: Duin.SP Pendamping Desa Tanah Pinoh


 


Penyaluran BLT-DD Tahap 3 Desa Bina Jaya Berjalan Lancar dan Tepat Sasaran

Bina Jaya, 28 Agustus  2025 – Pemerintah Desa Bina Jaya, Kecamatan Tanah Pinoh, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 3 tahun anggaran 2025 kepada masyarakat yang terdampak ekonomi akibat berbagai kondisi sosial dan ekonomi yang berlangsung saat ini.

Kegiatan penyaluran dilaksanakan di Balai Desa Bina Jaya pada hari Kamis, 28  agustus 2025, dengan dihadiri langsung oleh Kepala Desa, BPD, Pendamping Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, serta perangkat desa lainnya. Total penerima manfaat pada tahap ketiga ini berjumlah 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang masing-masing menerima bantuan tunai sebesar Rp300.000


Kepala Desa Bina Jaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa BLT-DD merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga desa yang masuk dalam kategori kurang mampu, terutama yang belum tersentuh bantuan sosial lainnya. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga dan digunakan untuk kebutuhan pokok keluarga.

"Kami berharap bantuan ini bisa benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Pemerintah Desa terus berupaya agar penyaluran BLT berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai regulasi yang berlaku," ujar Kepala Desa dalam sambutannya.

Proses penyaluran berjalan tertib dan lancar, dengan tetap menerapkan prinsip akuntabilitas serta memperhatikan kenyamanan warga. Para penerima diwajibkan membawa identitas diri dan menandatangani daftar penerimaan sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif.

Kegiatan ini juga mendapat pengawasan langsung dari unsur TNI dan Polri, serta Pendamping Desa, guna memastikan transparansi dan tidak adanya penyimpangan dalam proses distribusi bantuan.

Dengan berakhirnya tahap ketiga ini, Pemerintah Desa Bina Jaya akan terus mengevaluasi pelaksanaan BLT-DD agar pelaksanaannya di tahap-tahap berikutnya dapat berjalan lebih baik lagi, serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.


created by PLD. Susanto


Pemdes Bina Karya Pastikan Penyaluran BLT Desa Triwulan III dan IV Berjalan Tepat Sasaran

Tanah Pinoh — Pemerintah Desa Bina Karya, Kecamatan Tanah Pinoh, terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan program Bantuan Langsung Tu...