MEDIA INFORMASI TTP Kec, Tanah Pinoh Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat

Senin, 21 September 2026

BUMDesma Samudra Asa Kecamatan Tanah Pinoh Matangkan Persiapan Pembukaan Unit Usaha Baru

Dalam rangka mendorong pengembangan dan peningkatan produktivitas usaha, BUMDesma melaksanakan kegiatan fasilitasi dan koordinasi bersama Direktur, Pengawas, dan Penasihat BUMDesma Kecamatan Tanah Pinoh Kabupaten Melawi. terkait rencana pengembangan unit usaha baru.

Kegiatan koordinasi tersebut difokuskan pada pembahasan kesiapan operasional, sistem pengelolaan usaha, kebutuhan sarana dan administrasi, sumber daya manusia, serta berbagai langkah yang perlu dipersiapkan sebelum unit usaha mulai dijalankan. Pembahasan dilakukan secara bersama untuk memastikan unit usaha dapat dipersiapkan secara matang dan memiliki arah pengelolaan yang jelas.

Melalui hasil koordinasi, seluruh pihak menyepakati dan menetapkan tanggal pembukaan unit usaha baru BUMDesma. Kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan pengembangan usaha sekaligus menjadi dasar bagi pengelola untuk menyusun berbagai persiapan menuju pelaksanaan operasional.

Selain menetapkan jadwal pembukaan, koordinasi juga menghasilkan identifikasi terhadap kebutuhan yang masih harus dipenuhi, baik dari sisi sarana dan prasarana, administrasi, sumber daya manusia maupun strategi pengelolaan usaha. Langkah-langkah persiapan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh pengelola BUMDesma sesuai dengan hasil kesepakatan bersama.

Kendala kita hanya proses perizinan dari Dinas Perhubungan Kab. Melawi Terkait Penggunakan Ruangan Atas Terminal Kotabaru untuk dijadikan Caffe/Warung Kopi, secara Surat resmi sudah kita layangkan kepada Dinas Terkait hanya saja tinggal  menunggu balasan surat Resmi dari Pemerintah Kabupaten Melawi atas penggunaan Aset Tersebut ujar Sujiman Direktur BUMDesma.

Dengan adanya koordinasi yang terarah, diharapkan pembukaan unit usaha baru dapat berjalan secara tertib dan mendukung pengembangan kegiatan ekonomi BUMDesma. Pengelolaan unit usaha juga diharapkan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi serta meningkatkan kontribusi bagi desa-desa anggota.


Penulis : Ifan Alfian, S.T. | Pendamping Desa

Minggu, 20 September 2026

Penanggulangan Bencana Kabut Asap di Kalimantan




JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi pemadaman terpadu yang melibatkan unsur TNI, BNPB, Polri, dan masyarakat.

Dalam mendukung percepatan penanganan karhutla, sebanyak 64 pesawat dikerahkan untuk melaksanakan operasi pemadaman dari udara. Armada tersebut terdiri atas 55 pesawat BNPB dan 9 pesawat TNI yang terus bergerak melakukan water bombing di wilayah terdampak kebakaran.

Selain operasi udara, penanganan karhutla juga dilaksanakan melalui pengerahan 54.394 personel gabungan di darat. Personel tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, serta masyarakat yang turut berperan aktif dalam upaya pemadaman kebakaran.

Pengerahan personel mencakup sejumlah wilayah, yaitu Kalimantan Barat sebanyak 14.759 personel, Kalimantan Tengah 4.686 personel, Kalimantan Selatan 3.557 personel, Sumatra Selatan 11.026 personel, Riau dan Kepulauan Riau 14.382 personel, serta Jambi sebanyak 5.984 personel.

Sinergi antara operasi pemadaman dari udara dan darat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat penanganan karhutla, melindungi masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, upaya penanggulangan karhutla terus dilakukan secara terpadu, responsif, dan berkelanjutan.


 

BUMDesma Samudra Asa Kecamatan Tanah Pinoh Matangkan Persiapan Pembukaan Unit Usaha Baru

Dalam rangka mendorong pengembangan dan peningkatan produktivitas usaha, BUMDesma melaksanakan kegiatan fasilitasi dan koordinasi bersama Di...